Tradisi Penamaan Marhalah di Pondok Modern Gontor

SA
Super Admin
26 Desember 2025 10 views 2 menit baca

Apa itu Marhalah?

Marhalah (مرحلة) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti "tahap" atau "angkatan". Di Pondok Modern Darussalam Gontor, marhalah merujuk pada angkatan kelulusan santri dari jenjang Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI).

Setiap marhalah memiliki nama unik yang menjadi identitas dan kebanggaan tersendiri bagi para alumni. Tradisi penamaan ini telah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Gontor.

Sejarah Penamaan Marhalah

Tradisi penamaan marhalah di Gontor dimulai sekitar tahun 1970-an. Sebelumnya, angkatan hanya dikenal dengan tahun kelulusan saja. Seiring waktu, para santri mulai memberikan nama-nama kreatif untuk angkatan mereka.

Nama-nama ini biasanya:

  • Dipilih secara musyawarah oleh santri kelas akhir
  • Mencerminkan semangat, harapan, atau karakteristik angkatan
  • Menggunakan bahasa Inggris, Latin, atau gabungan beberapa bahasa
  • Memiliki makna filosofis yang mendalam

Evolusi Nama Marhalah

Era Awal (1978-1985)

Pada era ini, nama-nama marhalah cenderung singkat dan sederhana:

  • Tovasa Generation (1978) — Nama singkatan yang misterius
  • Siska Generation (1979) — Tetap menggunakan pola singkatan
  • Sosyc Generation (1980) — Melanjutkan tradisi nama singkat
  • Sikago Generation (1981) — Terinspirasi dari nama kota Chicago
  • Lapinggo Generation (1982) — Nama unik khas Gontor

Era Transisi (1986-1997)

Nama-nama mulai lebih bervariasi dengan pengaruh internasional:

  • Connection Generation (1986) — Mulai menggunakan kata bahasa Inggris penuh
  • Komsol Generation (1989) — Kembali ke pola singkatan
  • GO 90 Generation (1990) — Menggabungkan singkatan dan angka tahun
  • Dragon Generation (1995) — Menggunakan simbol kekuatan

Era Modern (1998-sekarang)

Nama-nama menjadi semakin kreatif dan elaboratif:

  • Green Generation (1998) — Tema warna dan alam
  • Lez Bluez Azzavirtium Generation (2004) — Nama panjang dengan nuansa Latin
  • Prominent Generation (2020) — Kata-kata motivasional
  • Integrated Generation (2024) — Mencerminkan era digital

Makna dan Filosofi

Setiap nama marhalah dipilih bukan tanpa alasan. Di balik nama-nama tersebut terdapat:

  1. Harapan — Keinginan agar alumni menjadi generasi yang unggul
  2. Identitas — Pembeda dengan angkatan lain
  3. Kebanggaan — Rasa memiliki terhadap almamater
  4. Persatuan — Pemersatu sesama angkatan

Tradisi yang Terus Berlanjut

Hingga saat ini, tradisi penamaan marhalah terus berlanjut. Setiap tahun, santri kelas akhir dengan penuh antusias memilih nama untuk angkatan mereka. Nama ini kemudian menjadi warisan yang akan terus dikenang.

Bagi alumni Gontor, menyebut nama marhalah bukan sekadar menyebut tahun kelulusan, tetapi juga mengingat kembali kenangan, perjuangan, dan persaudaraan yang terjalin selama di Gontor.

Marhalah bukan hanya nama, tetapi identitas seumur hidup.

Bagikan:

Komentar (0)

Login untuk berkomentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Lainnya

G
Gontorian

Platform jejaring alumni Pondok Modern Darussalam Gontor. Menghubungkan alumni dari berbagai kampus dan angkatan.

© 2026 Gontorian. Platform komunitas independen untuk alumni PMDG.

Platform ini tidak terafiliasi secara resmi dengan Pondok Modern Darussalam Gontor atau yayasan terkait. Data referensi diperoleh dari sumber terbuka yang tersedia untuk publik.